Lokasi dan pembangunan kembali masa Utsmani
Halaman Arab menempatkan masjid di kawasan al-Salihiyya, Damaskus, dekat aliran bersejarah Sungai Yazid. Sebelum kompleks Utsmani, terdapat bangunan keagamaan yang lebih kecil terkait dengan makam.
Sumber menguraikan pembangunan kembali pada masa Sultan Selim I dan menisbatkan rancangan kepada Shihab al-Din ibn al-Attar. Karena rincian tanggalnya tidak seluruhnya sesuai, pengantar ini menempatkan pekerjaan itu secara umum pada 1517–1518.
Sumber juga menyampaikan kisah bahwa Selim melihat Ibn al-Arabi dalam mimpi. Kisah tradisional tersebut dibedakan dari sejarah fisik bangunan.
Halaman, ruang salat, dan menara
Halaman digambarkan berlantai marmer berwarna dan batu yang kontras, dengan pancuran serta ruang berlengkung. Ruang salat memuat tiang, lengkung, mihrab kayu, dan hiasan ubin.
Uraian menyoroti inskripsi Al-Qur’an, motif pohon sipres dan bunga, serta perpaduan unsur arsitektur Damaskus dan Utsmani. Menara di atas pintu utama memiliki batang segi delapan dengan bangunan atas dan atap kerucut.
Ruang makam
Tangga batu menurun menuju ruang makam berkubah dan berhias di sisi ruang salat. Sumber membahas pemakaman yang terkait dengan kompleks, termasuk putra-putra Ibn al-Arabi dan bekas tempat pemakaman Amir Abd al-Qadir al-Jazairi sebelum jenazahnya dipindahkan ke Aljazair.
Teks lengkap memuat pengulangan uraian dan nama-nama lain. Semuanya diringkas di sini; halaman ini bukan inventaris makam yang telah diverifikasi ulang.
Air dan pelayanan sosial
Sumber menjelaskan alat pengangkat air dari Sungai Yazid untuk memasok masjid dan lembaga di sekitarnya. Dapur amal yang terkait dengan kompleks dan pembagian makanan juga dibahas.
Rincian ini memperlihatkan hubungan masjid dengan kehidupan sosial dan prasarana kawasan. Pernyataan sumber tentang pelayanan yang berlanjut “hari ini” merujuk pada masa penulisannya, bukan konfirmasi jam buka, akses, atau jadwal pembagian makanan saat ini.
